Tampilkan postingan dengan label Narkoba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Narkoba. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Agustus 2017

Perang Terhadap Narkoba

Dari berbagai media baik media elektronika, media cetak dan media sosial, kita ketahui bahwa semakin banyak narkoba yang masuk ke negara kita tercinta, Indonesia. Kita bersyukur bahwa BNN dan Instansi terkait lainnya semakin gencar memerangi narkoba untuk melindungi rakyat Indonesia dari kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh narkoba.  Semakin banyaknya kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh BNN maupun oleh Bea Cukai, menunjukkkan bahwa Indonesia menjadi pasar yang sangat potensial bagi para produsen dan pengedar barang haram ini. Namun di sisi lain, hal ini juga mengindikasikan bahwa demand (permintaan) barang haram ini adalah sangat tinggi sebagaimana fenomena gunung es (ice berg) dimana yang tidak tampak jauh lebih besar daripada apa yang tampak. Oleh sebab itu, menjadi tugas kita bersama untuk melindungi saudara saudara kita sebangsa dan setanah air dari jeratan narkoba.

Hal yang paling mendasar agar manusia dapat terhindar dari narkoba adalah penanaman nilai-nilai keagamaan yang fitrah yaitu dengan terus mendidik generasi bangsa agar paham apa tujuan penciptaan manusia. Dalam agama Islam, tujuan penciptaan manusia sangat jelas dan gamblang yaitu untuk beribadah hanya kepada Allohu Ta'ala, pemilik langit dan bumi. Tahapan awal dalam pendidikan agama Islam adalah penanaman Tauhid yaitu apa yang termaktub dalam kalimat syahadat (Tiada Sembahan Yang Berhak Untuk Diibadahi/disembah kecuali Alloh). Kalimat inimemiliki dua rukun yaitu 1. Menafikan/meniadakan sembahan-sembahan lain baik manusia, patung/berhala, materi,dll dan  Rukun ke-2. yaitu menetapkan bahwa Hanya Alloh yang berhak untuk disembah/diibadahi. Alloh adalah satu satunya sembahan (ilah) yang berhak diibadahi sebab Alloh yang menciptakan, mengatur, memelihara langit dan bumi dan semua yang ada diantara keduanya, Dialah yang memberikan rizki, Yang Menghidupkan, Yang Mematikan, Yang Maha Rohman dan Maha Rohim dan sifat sifat serta nama nama lain yang sempurna bagi-Nya.

Ketauhidan adalah tali yang sangat kuat dimana secara fitrah (secara naluri) manusia akan selamat jika mengikatkan dirinya dengan tali ikatan tauhid ini, bahkan syaiton tidak ada kuasa atas manusia manusia yang bertauhid (mengikhlaskan diri) kepada Allohu Ta'ala. Syaiton hanya mampu menyesatkan manusia manusia yang melepaskan diri dari Tauhid kepada Alloh.
Narkoba merupakan salah satu perangkap Iblis dan bala tentaranya baik dari kalangan syaiton berwujud manusia maupun dari syaiton kalangan bangsa Jin, untuk menjerumuskan manusia ke dalam jurang kebinasaan baik di dunia maupun di akhirat.  Sudah terlihat jelas di depan mata kita bahwa setiap orang yang terjerat kepada salah satu tipu daya syaiton berupa narkoba ini, akan mengalami perubahan sifat dasar kemanusiaannya, ia akan berubah menjadi pribadi-pribadi yang tidak terpuji bahkan banyak membuat kerusakan.

Ketika manusia mengkonsumsi narkoba maka sistem syaraf, hormon, neurotransmitter (sistem komunikasi anatar saraf), organ, jaringan, sel akan mengalami gangguan fungsional bahkan pada tahap tertentu akan rusak, yang kemudian menimbulkan perubahan mental (seperti cuek, apatis, anti sosial,dll),  perubahan emosi (temperamental, paranoid,dll), perubahan spiritual (tidak mau beribadah,dll), perubahan pola pikir (apa yang semestinya prilaku jelek dianggap baik oleh pemakai narkoba,dll). Semakin lama, kerusakan ini akan berakumulasi sampai pada puncaknya yaitu binasa/kematian akibat overdosis atau gagal organ,dll tanpa sempat Taubat kepada Allohu Ta'ala. Pada kondisi ini Iblis berhasil mendapatkan pengikutnya untuk menjadi teman teman nya di neraka jahannam.Na'udzubillahi min dzalika (Kita berlindung kepada Alloh dari hal tersebut).

Oleh sebab itu, Mari kita jaga keluarga kita dari apai neraka dengan kembali kepada Allohu Ta'ala. Kembali belajar Islam dengan baik dan benar, memurnikan tauhid/peribadahan kita Hanya untuk Alloh, Terus menuntut ilmu agama yang murni (Yang bersumber dari Alqur'an, Al hadits dan Ijma para ulama dengan menapaki jalan para sahabat Rosullullah). Mari kita senantiasa berdoa kepada Alloh agar Dia meneguhkan hati-hati kita dalam agama-Nya yang lurus dan dalam bertaqwa kepada-Nya. Semoga Alloh memberikan kita kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

FLOWER FORMULA merupakan formula obat yang berasal dari saripati bunga-bunga dan tanaman-tanaman yang diolah dengan teknologi canggih yang disebut nano-technology yang digunakan untuk    mengobati kecanduan narkoba, menghentikan kecanduan narkoba dan mengobati dampak-dampak negatif dari narkoba seperti halusinasi, paranoid, was-was, temperamental, gangguan psikologis, gangguan mental/limbik, gangguan emosional, dan  berbagai gangguan-gangguan lain. Flower formula  merupakan hasil penelitian Prof.Dr.Dame Diana Mossop dari Inggris selama lebih dari 25 tahun di bawah bendera Phytobiophysics International yang  berkantor pusat di  Inggris.

Untuk Mengobati kecanduan Narkoba, digunakan 3 Kombinasi Flower Formula yang dikonsumsi secara bersama-sama karena antara satu formula dengan formula yang lain saling berkaitan dalam proses/mekanisme kerjanya untuk pengobatan secara menyeluruh baik untuk menghentikan kecanduan maupun mengobati dampak/akibat kecanduan seperti halusinasi,paranoid,temperamental,gangguan mood (suasana hati),dan lain-lain.




Harga Paket Flower  Formula untuk menghentikan kecanduan narkoba, serta mengobati dampak-dampak negatif narkoba (terdiri dari 3 kombinasi yang dikonsumsi secara bersama-sama)  = Rp.2.700.000.  
(Dua Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah), untuk dikonsumsi secara bersama-sama selama hampir 2 bulan.

Dosis :
Pada minggu pertama (hari pertama sd hari ke tujuh) : masing-masing, 2x1 tablet per hari sebelum atau sesudah makan  dan 
Pada Minggu selanjutnya (hari ke delapan sd habis) : masing-masing, 3x1 tablet per hari sebelum atau sesudah makan


Jarak antara konsumsi pertama dengan konsumsi selanjutnya adalah antara 6-8 jam, contoh : Jika pada pagi hari, konsumsi formula bunga pada pukul 06 pagi maka konsumsi selanjutnya antara pukul 12 atau pukul 14 (jam 2 siang).

Contoh Cara Konsumsi :
Pada Minggu Pertama (Hari pertama sd hari ke tujuh)

Bukalah semua botol Formula Bunga, kemudian dari setiap botol, ambil masing-masing satu tablet lalu langsung dikonsumsi satu per satu (dari tiap botol) atau boleh juga tiap tablet dari masing masing botol dikumpulkan ke salah satu tutup botolnya kemudian langsung dikonsumsi. 
Jadi totalnya 3 tablet (masing-masing satu tablet dari tiap botol) pada pagi hari dan 3 tablet pada sore hari.

Pada minggu selanjutnya (Hari ke Delapan sampai habis)


Dari setiap botol Formula Bunga, ambil masing-masing satu tablet lalu langsung dikonsumsi satu per satu (dari tiap botol) atau boleh juga tiap tablet dari masing-masing botol dikumpulkan ke salah satu tutup botolnya kemudian langsung dikonsumsi.

Jadi totalnya 3 tablet (masing-masing satu tablet dari tiap botol) pada pagi hari , 3 tablet pada sore hari dan 3 tablet pada malam hari)

Tablet formula bunga boleh dikunyah,boleh ditelan atau boleh pula dihisap-hisap seperti makan permen.

Perhatian :
  • Jauhkan  Formula Bunga (HF) dari elektronik, jarak minimal dari elektronik adalah satu meter
  • Tablet  Formula Bunga jangan tersentuh tangan atau logam, oleh sebab itu gunakan tutup botolnya saja untuk menampung tablet, lalu konsumsi langsung ke mulut.
  • Jika tablet  Formula Bunga terjatuh, gunakan media kertas atau sendok plastik untuk mengambil tablet yang terjatuh tersebut.
Proses menghentikan kecanduan narkoba dan pengobatan dampak-dampak negatifnya akan berlangsung secara bertahap. Tingkat kecanduan juga akan menurun secara bertahap seiring dengan berjalannya waktu. Biasanya dibutuhkan proses kurang lebih 12 bulan dengan konsumsi paket flower formula secara rutin.


Minggu, 04 September 2011

Obat Narkoba

Kombinasi Formula Bunga/Home Formula (HF) berperan sebagai Obat Narkoba untuk pengobatan kecanduan narkoba. Obat Narkoba ini tidak hanya bekerja untuk mengobati sistem kelenjar syaraf namun obat narkoba ini juga bekerja untuk mengobati organ tubuh. Obat Narkoba ini merupakan hasil penemuan Prof.Dr.Diana Mossop dari Inggris. Obat Narkoba ini sebaiknya digunakan selama minimal 3 bulan pengobatan untuk pemulihan sistem syaraf dan organ tubuh. Pada bulan pertama dan kedua, Obat Narkoba ini bekerja dengan mengeluarkan racun-racun yang mengendap pada batang otak dan organ ; pada bulan ketiga, Obat Narkoba ini bekerja dengan memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan.  
  • Home Formula 1 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sisitem Saraf Pusat
  • Home Formula 2 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Pineal dan Pituitri dalam otak
  • Home Formula 4 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Hipotalamus dalam otak
  • Home Formula 5 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Limbic dalam otak
  • Home Formula 8 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Medulla Oblongata pada batang otak
  • Home Formula 9 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sistem Kelenjar Tiroid  pada leher
  • Home Formula 10 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Organ Paru untuk pernafasan
  • Home Formula 13 adalah obat narkoba yang  bekerja pada Kelenjar Anak Ginjal untuk mengontrol hormon Adrenalin
  • Home Formula 18 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem sirkulasi darah baik pada pembuluh arteri maupun pembuluh vena
Reaksi setelah konsumsi Formula Bunga :
  • Pada bulan pertama : Racun-racun narkoba yang terdapat pada batang otak dan kelenjar syaraf akan dibersihkan dan dinetralisir untuk menghilangkan efek adiksi/kecanduan
  • Pada bulan kedua    :  Racun-racun narkoba yang terdapat dalam organ tubuh seperti jantung, paru, lambung,liver/hati, limpa dan usus halus akan dibuang dan dinetralisir untuk memperbaiki fungsi fisiologis tubuh.
  • Pada bulan ketiga    :  Formula bunga melakukan pemulihan sel-sel syaraf, kelenjar-kelenjar tubuh seperti pineal,pituity, hipotalamus, dan organ tubuh. Biasanya setelah bulan ketiga, kecanduan akan hilang dan apabila si pasien tersebut hendak mengkonsumsi lagi/mencoba-coba lagi narkoba, tubuh akan melakukan penolakan/perlawanan seperti mual, muntah dan pusing.  Pada kondisi ini, si pasien sudah sembuh total dan tidak akan berkeinginan memakai narkoba lagi.

Kamis, 18 Agustus 2011

Obat Narkoba

Solusi Agar Lepas dari Jerat Narkoba
 
Telah nyata kerusakan dan kehancuran pribadi ataupun keluarga akibat kecanduan narkoba. Seseorang yang mengalami kecanduan narkoba akan mengalami degradasi mental,fisik dan spiritual sehingga ia akan kehilangan arah tujuan hidup yang jelas yaitu untuk beribadah kepada Allah,SWT. Dalam kondisi kecanduan, yang menjadi hamba adalah sang pecandu sementara yang menjadi Tuhan adalah barang haram yaitu narkoba. Tentu hal ini maksiat yang sangat besar kepada Allah,SWT karena menghambakan diri kepada selain Allah,SWT merupakan termasuk dosa syirik (menyekutukan Allah,SWT) dimana pelakunya bila wafat dalam kondisi ini tidak akan mendapatkan ampunan Allah,SWT kecuali ia bertobat dengan sebenar-benarnya ketika hayat masih dikandung badan. Tobat merupakan suatu keharusan (tidak ada pilihan lain). Sebagai sarana bertobat,pelaku harus menuntut ilmu agama yang syar'i, belajar mengenai Tauhid secara menyeluruh (bagaimana cara meng-Esakan Allah,SWT dalam segala bentuk Ibadah kepada Allah serta mentauhidkan Allah dalam semua Sifat-sifat-Nya) agar timbul rasa takut,rasa cinta serta rasa harap kepada Allah,SWT ; rasa takut akan azab dan siksaan-Nya baik yang ditimpakan di dunia apalagi di akhirat ; rasa cinta agar timbul ketenangan dalam hati dan jiwa ; rasa harap agar bersemangat dalam beraktifitas dalam rangka mencapai keridhoan-Nya agar pelaku dapat berkomitmen meninggalkan semua barang haram tersebut apapun resikonya dan berusaha ber-Obat untuk mengobati kerusakan syaraf, kelenjar,hormon bahkan organ akibat narkoba dan senantiasa berdoa kepada Allah,SWT agar mendapat kesembuhan. Solusinya : Bertobat, Belajar ilmu Syar'i, BerObat dan Berdoa.
 
Kombinasi Formula Bunga/Home Formula (HF) berperan sebagai Obat Narkoba untuk pengobatan kecanduan narkoba. Obat Narkoba ini tidak hanya bekerja untuk mengobati sistem kelenjar syaraf namun obat narkoba ini juga bekerja untuk mengobati organ tubuh. Obat Narkoba ini merupakan hasil penemuan Prof.Dr.Diana Mossop dari Inggris. Obat Narkoba ini sebaiknya digunakan selama minimal 3 bulan pengobatan untuk pemulihan sistem syaraf dan organ tubuh. Pada bulan pertama dan kedua, Obat Narkoba ini bekerja dengan mengeluarkan racun-racun yang mengendap pada batang otak dan organ ; pada bulan ketiga, Obat Narkoba ini bekerja dengan memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan.  
  • Home Formula 1 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sisitem Saraf Pusat
  • Home Formula 2 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Pineal dan Pituitri dalam otak
  • Home Formula 4 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Hipotalamus dalam otak
  • Home Formula 5 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Limbic dalam otak
  • Home Formula 8 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Medulla Oblongata pada batang otak
  • Home Formula 9 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sistem Kelenjar Tiroid  pada leher
  • Home Formula 10 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Organ Paru untuk pernafasan
  • Home Formula 13 adalah obat narkoba yang  bekerja pada Kelenjar Anak Ginjal untuk mengontrol hormon Adrenalin
  • Home Formula 18 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem sirkulasi darah baik pada pembuluh arteri maupun pembuluh vena
Reaksi setelah konsumsi Formula Bunga :
  • Pada bulan pertama : Racun-racun narkoba yang terdapat pada batang otak dan kelenjar syaraf akan dibersihkan dan dinetralisir untuk menghilangkan efek adiksi/kecanduan
  • Pada bulan kedua    :  Racun-racun narkoba yang terdapat dalam organ tubuh seperti jantung, paru, lambung,liver/hati, limpa dan usus halus akan dibuang dan dinetralisir untuk memperbaiki fungsi fisiologis tubuh.
  • Pada bulan ketiga    :  Formula bunga melakukan pemulihan sel-sel syaraf, kelenjar-kelenjar tubuh seperti pineal,pituity, hipotalamus, dan organ tubuh. Biasanya setelah bulan ketiga, kecanduan akan hilang dan apabila si pasien tersebut hendak mengkonsumsi lagi/mencoba-coba lagi narkoba, tubuh akan melakukan penolakan/perlawanan seperti mual, muntah dan pusing.  Pada kondisi ini, si pasien sudah sembuh total dan tidak akan berkeinginan memakai narkoba lagi.

Senin, 18 Juli 2011

Kecanduan Psikotropika

Psikotropika adalah suatu obat yang termasuk dalam golongan Narkoba (Narkotika dan Obat-obat berbahaya). Psikotropika adalah zat/obat yang dapat menurunkan aktivitas otak atau merangsang susunan syaraf pusat dan menimbulkan kelainan perilaku, disertai dengan timbulnya halusinasi (mengkhayal), ilusi, gangguan cara berpikir, perubahan alam perasaan dan dapat menyebabkan ketergantungan serta mempunyai efek stimulasi (merangsang) bagi para pemakainya. Salah satu jenis zat psikotropika adalah shabu-shabu.



Shabu-shabu
Nama aslinya methamphetamine. Berbentuk kristal seperti gula atau bumbu penyedap masakan. Jenisnya antara lain yaitu gold river, coconut dan kristal. Sekarang ada yang berbentuk tablet.Obat ini dapat di temukan dalam bentuk kristal dan obat ini tidak mempunyai warna maupaun bau, maka ia di sebut dengan kata lain yaitu Ice. Obat ini juga mempunyai pengaruh yang kuat terhadap syaraf.
Si pemakai shabu-shabu akan selalu bergantung pada obat bius itu dan akan terus berlangsung lama, bahkan bisa mengalami sakit jantung atau bahkan kematian.Shabu-shabu juga di kenal dengan julukan lain seperti : Glass, Quartz, Hirropon, Ice Cream.Dikonsumsi dengan cara membakarnya di atas aluminium foil sehingga mengalir dari ujung satu ke arah ujung yang lain. Kemudian asap yang ditimbulkannya dihirup dengan sebuah Bong (sejenis pipa yang didalamnya berisi air). Air Bong tersebut berfungsi sebagai filter karena asap tersaring pada waktu melewati air tersebut. Ada sebagian pemakai yang memilih membakar Sabu dengan pipa kaca karena takut efek jangka panjang yang mungkin ditimbulkan aluminium foil yang terhirup.

Kombinasi Home Formula (HF) berperan sebagai Obat Narkoba untuk pengobatan kecanduan narkoba. Obat Narkoba ini tidak hanya bekerja untuk mengobati sistem kelenjar syaraf namun obat narkoba ini juga bekerja untuk mengobati organ tubuh. Obat Narkoba ini merupakan hasil penemuan Prof.Dr.Diana Mossop dari Inggris. Obat Narkoba ini sebaiknya digunakan selama minimal 3 bulan pengobatan untuk pemulihan sistem syaraf dan organ tubuh. Pada bulan pertama dan kedua, Obat Narkoba ini bekerja dengan mengeluarkan racun-racun yang mengendap pada batang otak dan organ ; pada bulan ketiga, Obat Narkoba ini bekerja dengan memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan.  
  • Home Formula 1 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sisitem Saraf Pusat
  • Home Formula 2 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Pineal dan Pituitri dalam otak
  • Home Formula 4 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Hipotalamus dalam otak
  • Home Formula 5 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Limbic dalam otak
  • Home Formula 8 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Medulla Oblongata pada batang otak
  • Home Formula 9 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sistem Kelenjar Tiroid  pada leher
  • Home Formula 10 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Organ Paru untuk pernafasan
  • Home Formula 13 adalah obat narkoba yang  bekerja pada Kelenjar Anak Ginjal untuk mengontrol hormon Adrenalin
  • Home Formula 18 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem sirkulasi darah baik pada pembuluh arteri maupun pembuluh vena

Sabtu, 16 Juli 2011

Efek narkoba


  • Halusinogen, efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya kokain & LSD
  • Stimulan , efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu , dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu
  • Depresan, efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw
  • Adiktif , Seseorang yang sudah mengonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif , karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak,contohnya ganja , heroin , putaw
 
Kombinasi Home Formula (HF) berperan sebagai Obat Narkoba untuk pengobatan kecanduan narkoba. Obat Narkoba ini tidak hanya bekerja untuk mengobati sistem kelenjar syaraf namun obat narkoba ini juga bekerja untuk mengobati organ tubuh. Obat Narkoba ini merupakan hasil penemuan Prof.Dr.Diana Mossop dari Inggris. Obat Narkoba ini sebaiknya digunakan selama minimal 3 bulan pengobatan untuk pemulihan sistem syaraf dan organ tubuh. Pada bulan pertama dan kedua, Obat Narkoba ini bekerja dengan mengeluarkan racun-racun yang mengendap pada batang otak dan organ ; pada bulan ketiga, Obat Narkoba ini bekerja dengan memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan.  
  • Home Formula 1 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sisitem Saraf Pusat
  • Home Formula 2 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Pineal dan Pituitri dalam otak
  • Home Formula 4 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Hipotalamus dalam otak
  • Home Formula 5 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Limbic dalam otak
  • Home Formula 8 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Medulla Oblongata pada batang otak
  • Home Formula 9 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sistem Kelenjar Tiroid  pada leher
  • Home Formula 10 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Organ Paru untuk pernafasan
  • Home Formula 13 adalah obat narkoba yang  bekerja pada Kelenjar Anak Ginjal untuk mengontrol hormon Adrenalin
  • Home Formula 18 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem sirkulasi darah baik pada pembuluh arteri maupun pembuluh vena

Jumat, 15 Juli 2011

Morfin dan Kokain


  • Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfin bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfin antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfin juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfin menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien morfin juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.
Kata "morfin" berasal dari Morpheus, dewa mimpi dalam mitologi Yunani

  • Kokain adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.
Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.
Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif.
Kombinasi Home Formula (HF) berperan sebagai Obat Narkoba untuk pengobatan kecanduan narkoba. Obat Narkoba ini tidak hanya bekerja untuk mengobati sistem kelenjar syaraf namun obat narkoba ini juga bekerja untuk mengobati organ tubuh. Obat Narkoba ini merupakan hasil penemuan Prof.Dr.Diana Mossop dari Inggris. Obat Narkoba ini sebaiknya digunakan selama minimal 3 bulan pengobatan untuk pemulihan sistem syaraf dan organ tubuh. Pada bulan pertama dan kedua, Obat Narkoba ini bekerja dengan mengeluarkan racun-racun yang mengendap pada batang otak dan organ ; pada bulan ketiga, Obat Narkoba ini bekerja dengan memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan.  
  • Home Formula 1 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sisitem Saraf Pusat
  • Home Formula 2 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Pineal dan Pituitri dalam otak
  • Home Formula 4 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Hipotalamus dalam otak
  • Home Formula 5 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Limbic dalam otak
  • Home Formula 8 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Medulla Oblongata pada batang otak
  • Home Formula 9 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sistem Kelenjar Tiroid  pada leher
  • Home Formula 10 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Organ Paru untuk pernafasan
  • Home Formula 13 adalah obat narkoba yang  bekerja pada Kelenjar Anak Ginjal untuk mengontrol hormon Adrenalin
  • Home Formula 18 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem sirkulasi darah baik pada pembuluh arteri maupun pembuluh vena

Sabtu, 22 Januari 2011

Anak Kecil Pun Sudah Kecanduan Narkoba

Penyebaran Narkoba di Kalangan Anak-anak dan Remaja

Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas,pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela.(Home Formula merupakan
Obat Narkoba
yang bekerja pada sistem kelenjar dan saraf serta Organ tubuh) 

 
Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba. (Mencegah lebih baik daripada harus mengkonsumsi obat Narkoba untuk pengobatan kecanduan)

Menurut kesepakatan Convention on the Rights of the Child (CRC) yang juga disepakati Indonesia pada tahun 1989, setiap anak berhak mendapatkan informasi kesehatan reproduksi (termasuk HIV/AIDS dan narkoba) dan dilindungi secara fisik maupun mental. Namun realita yang terjadi saat ini bertentangan dengan kesepakatan tersebut, sudah ditemukan anak usia 7 tahun sudah ada yang mengkonsumsi narkoba jenis inhalan (uap yang dihirup). Anak usia 8 tahun sudah memakai ganja, lalu di usia 10 tahun, anak-anak menggunakan narkoba dari beragam jenis, seperti inhalan, ganja, heroin, morfin, ekstasi, dan sebagainya (riset BNN bekerja sama dengan Universitas Indonesia).

Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), kasus pemakaian narkoba oleh pelaku dengan tingkat pendidikan SD hingga tahun 2007 berjumlah 12.305. Data ini begitu mengkhawatirkan karena seiring dengan meningkatnya kasus narkoba (khususnya di kalangan usia muda dan anak-anak, penyebaran HIV/AIDS semakin meningkat dan mengancam. Penyebaran narkoba menjadi makin mudah karena anak SD juga sudah mulai mencoba-coba mengisap rokok. Tidak jarang para pengedar narkoba menyusup zat-zat adiktif (zat yang menimbulkan efek kecanduan) ke dalam lintingan tembakaunya. (Home Formula Nomor 9 merupakan Obat Narkoba yang bekerja pada sistem Tiroid untuk menghilangkan zat racun yang menempel pada batang otak yang menimbulkan efek kecanduan)

Hal ini menegaskan bahwa saat ini perlindungan anak dari bahaya narkoba masih belum cukup efektif. Walaupun pemerintah dalam UU Perlindungan Anak nomor 23 tahun 2002 dalam pasal 20 sudah menyatakan bahwa Negara, pemerintah, masyarakat, keluarga, dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak (lihat lebih lengkap di UU Perlindungan Anak). Namun perlindungan anak dari narkoba masih jauh dari harapan.

Narkoba adalah isu yang kritis dan rumit yang tidak bisa diselesaikan oleh hanya satu pihak saja. Karena narkoba bukan hanya masalah individu namun masalah semua orang. Mencari solusi yang tepat merupakan sebuah pekerjaan besar yang melibatkan dan memobilisasi semua pihak baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan komunitas lokal. Adalah sangat penting untuk bekerja bersama dalam rangka melindungi anak dari bahaya narkoba dan memberikan alternatif aktivitas yang bermanfaat seiring dengan menjelaskan kepada anak-anak tentang bahaya narkoba dan konsekuensi negatif yang akan mereka terima.

Anak-anak membutuhkan informasi, strategi, dan kemampuan untuk mencegah mereka dari bahaya narkoba atau juga mengurangi dampak dari bahaya narkoba dari pemakaian narkoba dari orang lain serta info tentang obat narkoba. Salah satu upaya dalam penanggulangan bahaya narkoba adalah dengan melakukan program yang menitikberatkan pada anak usia sekolah (school-going age oriented).

Di Indonesia, perkembangan pencandu narkoba semakin pesat. Para pencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar. Pada awalnya, pelajar yang mengonsumsi narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok. Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Dari kebiasaan inilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajar tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalu kemudian mengalami ketergantungan.(Selamatkan Anak Bangsa dari Jerat Narkoba : Gunakan Obat Narkoba jika memang sudah mengalami kecanduan)